News

Menanamkan Kepercayaan Diri pada Anak

Memiliki anak dengan kepercayaan diri yang tinggi tidak bisa muncul dalam waktu instan. Layaknya menumbuhkan karakter positif lainnya, diperlukan kesabaran dan pola asuh yang tepat agar anak tumbuh sesuai harapan. Salah satu penyebab anak tidak percaya diri dapat berasal dari pola asuh orangtua. Orangtua yang selalu belajar untuk menjadi panutan dan menjadi orangtua yang berkualitas tak pelak dapat mendidik anak dengan kepercayaan diri.

Menanamkan kepercayaan diri pada anak memang harus ditumbuhkan sejak dini. Hal ini bisa dimulai dari membiarkan anak melakukan life skill seperti belajar mengikat tali sepatu atau memasang kancing baju sendiri. Sebagai orangtua, kita hanya mendorong anak untuk percaya diri dengan memberikan kepercayaan kepada anak. Biarkan anak mengeksplorasi diri dan yakin dengan kemampuannya sendiri. Dengan begini, anak akan merasa yakin bahwa ia mampu melakukan segala sesuatu dengan mandiri. Ada beberapa factor penyebab anak tidak percaya diri diantaranya:

  1. Tidak ada dukungan dari orangtua
  2. Sering menerima kritikan dari orangtua
  3. Pola asuh orangtua yang overprotektif
  4. Sering dibandingkan dengan anak lain
  5. Eskpektasi orangtua terlalu tinggi

Lalu, bagaimana cara mendidik anak menjadi sosok yang percaya diri?

  1. Menjadi rolemodel bagi anak

Selain menjadi orangtua, sejatinya kita harus menjadi panutan bagi anak. Tunjukkan pada anak sikap percaya diri dalam berkomunikasi di kehidupan sehari-hari. Jadilah orangtua yang membantu anak mengembangkan kemampuannya dan mengikis penyebab anak tidak percaya diri. Ajarkan pada anak bahwa segala sesuatu tidak bisa didapatkan secara instan. Dengan demikian anak akan mampu mengelola rasa gelisah dengan baik dan kepercayaan dirinya akan terbangun.

  • Fokuslah pada usaha anak

Perlu diingat bahwa tidak ada anak yang sempurna, oleh karenanya mereka membutuhkan orangtua untuk selalu mendukung dan memberi apresiasi atas usaha yang telah dilakukan. Menurut Carl Pickhardt, psikolog ternama sekaligus penulis buku 15 parenting menyebutkan bahwa anak yang kurang percaya diri akan cenderung ragu mencoba hal baru yang menantang karena memendam rasa takut akan mengecewakan kita.

  • Beri anak kepercayaan untuk mengambil keputusan

Cobalah untuk membiarkan anak mengambil keputusan sendiri. Seperti, ia memilih baju yang ini dipakai, memilih menu sarapan dan sebagianya. Karena seiring tumbuh kembangnya anak, mereka akan memiliki preferensi sendiri. Kebiasaan ini jika diterapkan sejak ini anak akan terbiasa mengambil keputusan sendiri hingga dewasa.

  • Jangan hambat rasa ingin tahunya

Melarang anak melakukan segala sesuatu, melarangnya bermain kotor, atau rishi ketika anak banyak bertanya, sama saja menghentikan imajinasinya yang sedang berkembang. Sebenarnya hal ini menjadi pertana bagus anak akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri.

Nah bapak ibu, jangan ragu untuk melakukan tips di atas agar anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri. Semoga bermanfaat…

Leave a comment