News

Kesan Bu Lis tentang CLP

Ada yang menarik dari pelatihan Gerakan Ayo Bercita-cita (GAB) hari itu. Ketika Kak Ojan yang sedang mengisi pelatihan menanyakan satu per satu guru-guru peserta pelatihan tentang cita-cita mereka. Ternyata ada satu guru yang teringat kembali cita-citanya bersama suaminya yang sempat terhenti.

Bersama almarhum suami dan teman-teman LPIA ia sempat membangung Creative Learning Program (CLP) yang terdiri dari Bahasa Inggris dan Sempoa, bahkan sempat mempunyia modul Sempoa CLP. Creative Learning Program (CLP) adalah suatu program dampingan untuk anak-anak sekolah dasar. CLP pernah mengadakan kelas jauh di SDN Warakas dari SDN 03 – 09 yang jumlah muridnya sekitar 370 an. CLP mengadakan kelas belajar setip akhir pekan, yakni setiap hari sabtu selama dua jam.

CLP sudah mempunyai kelengkapan adminitrasi dan proposal-proposal yang siap untuk diajukan ke donator. Karena almarhum suami Bu Lis Diana pergi lebih dahulu maka CLP kini pakum, ia belum melanjutkan kembali CLP. Melalui kesempatan berbagi cerita cita-cita di pelatihan GAB, Bu Lis Diana mengungkapkan ingin melanjutkan kembali CLP yang dulu pernah dikelola bersama suaminya. Namun, ia belum menemukan partner yang tepat untuk membangun kembali CLP. Semoga Creative Learning Prograam (CLP) bisa bangun kembali, dan Bu Lis Diana bisa meneruskan perjuangan almarhum suaminya…

Leave a comment