News

GAB BERSAMA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NTB LAKUKAN PELATIHAN BATCH II KEPADA GURU PEMBINA SMA-SMK DI KAB. LOMBOK TIMUR DAN KAB. LOMBOK TENGAH

Di tengah deras tekanan budaya global, masa depan anak-anak Indonesia dipertaruhkan. Tak sedikit anak bangsa yang tak siap menghadapi tantangan itu. Menjadi gagal dalam berprestasi, gagal dalam mengarungi kehidupan nyata. Bercita-cita terbukti efektif membantu menghadapi keadaan itu. Bercita-cita membuat anak terhindar dari masalah, serta mudah meraih sukses masing-masing.  

Gerakan Ayo Bercita-Cita (GAB) lahir dari kesadaran itu. Maka GAB merupakan gerakan publik yang berkomitmen mendorong seluruh anak Indonesia untuk bercita-cita. “Mencegah anak bermasalah, memudahkan meraih sukses, menyemai generasi hebat Indonesia”!

Berpegang pada komitmen tersebut, Gerakan Ayo Bercita-Cita (GAB) bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Barat (NTB) kemabali melaksanakan pelatihan GAB untuk guru pembina SMA-SMK di Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Tengah. Pelatihan ini ditujukan kepada Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan, Guru Bimbingan Konseling, dan Pembina OSIS sebagai perwakilan setiap sekolah. Pelatihan ini dihadirii oleh 72 guru dari 34 SMA-SMK di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Tengah.

Pelatihan GAB dilaksanakan selama masing-masing 3 hari dalam rentang waktu 24 – 27 Februari 2021. Dr. Zaim Uchrowi, MDM selaku inisiator GAB menghadiri langsung pembukaan pelatihan di Lombok Tengah dan Lombok Timur. Dari pihak Dinas Dikbud sendiri, pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Dikbud NTB yakni Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Bidang SMA-SMK Jaka Wahyana, S.Pd.

Dalam penyampaian barinstorming mengenai Gerakan Ayo Bercita-cita (GAB), Dr. Zaim Uchrowi, MDM selaku inisiator GAB menegaskan bahwa, “Bercita-cita merupakan jalan mudah untuk SUKSES bagi setiap orang”. Dan hal tersebut direspon positif oleh guru-guru yang hadir, sehingga membangkitkan semangat guru-guru untuk mendorong peserta didiknya memiliki cita-cita.

Tidak hanya inisiator GAB yang hadir dalam pelatihan tersebut melainkan tiga trainer GAB yakni Ahmad Fauzan (Kak Ojan, Pendongeng Expert), Rina Fatimah (Trainer Pendidikan-DD), dan Ati Hidayati Solihah (Hypnoteaching Expert) juga turut memberikan pembekalan pada guru-guru di sana.

Hari pertama pelatihan guru-guru diberi pembekalan mengenai ke-GAB-an. Ini dilakukan untuk mengenalkan identitas GAB kepada guru serta membagi nilai-nilai GAB kepada guru. Hari kedua pembekalan tentang Kuadran Karakter yakni bagaimana guru dapat membimbing peserta didik untuk menemukenali potensinya. Sampai pada hari ketiga guru dibimbing untuk melakukan Focus Group Discussion (FGD) membuat rencana implementasi GAB di masing-masing sekolah.

Banyak feedback positif yang diberikan oleh guru-guru selama pelatihan salah satunya dari Karina Ayu, Pembina OSIS dari SMA Negeri 1 Mabagik Lombok Timur, “GAB sangat membantu, karena dengan adanya kegiatan ini menambah pengetahuan kami sebagai seorang guru pembina, dan penyampaian materi juga cepat kami paham dan praktekan. Terima kasih atas ilmu dan kesempatan yang luar biasa ini”.

Pada akhir tahun 2020, GAB pernah dilaksanakan di Bima, Sumbawa, dan Mataram. Kedepanya, pelatihan GAB akan diadakan di seluruh kabupaten yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB). Karena GAB sudah menjadi salah satu program unggulan Gubernur NTB yakni Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. Harapanya, dengan adanya GAB di Nusa Tenggara Barat dapat menjadi salah satu program yang berkontribusi mencetak generasi-generasi hebat untuk daerah.

Di tengah deras tekanan budaya global, masa depan anak-anak Indonesia dipertaruhkan. Tak sedikit anak bangsa yang tak siap menghadapi tantangan itu. Menjadi gagal dalam berprestasi, gagal dalam mengarungi kehidupan nyata. Bercita-cita terbukti efektif membantu menghadapi keadaan itu. Bercita-cita membuat anak terhindar dari masalah, serta mudah meraih sukses masing-masing.  

Gerakan Ayo Bercita-Cita (GAB) lahir dari kesadaran itu. Maka GAB merupakan gerakan publik yang berkomitmen mendorong seluruh anak Indonesia untuk bercita-cita. “Mencegah anak bermasalah, memudahkan meraih sukses, menyemai generasi hebat Indonesia”!

Berpegang pada komitmen tersebut, Gerakan Ayo Bercita-Cita (GAB) bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Barat (NTB) kemabali melaksanakan pelatihan GAB untuk guru pembina SMA-SMK di Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Tengah. Pelatihan ini ditujukan kepada Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan, Guru Bimbingan Konseling, dan Pembina OSIS sebagai perwakilan setiap sekolah. Pelatihan ini dihadirii oleh 72 guru dari 34 SMA-SMK di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Tengah.

Pelatihan GAB dilaksanakan selama masing-masing 3 hari dalam rentang waktu 24 – 27 Februari 2021. Dr. Zaim Uchrowi, MDM selaku inisiator GAB menghadiri langsung pembukaan pelatihan di Lombok Tengah dan Lombok Timur. Dari pihak Dinas Dikbud sendiri, pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Dikbud NTB yakni Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Bidang SMA-SMK Jaka Wahyana, S.Pd.

Dalam penyampaian barinstorming mengenai Gerakan Ayo Bercita-cita (GAB), Dr. Zaim Uchrowi, MDM selaku inisiator GAB menegaskan bahwa, “Bercita-cita merupakan jalan mudah untuk SUKSES bagi setiap orang”. Dan hal tersebut direspon positif oleh guru-guru yang hadir, sehingga membangkitkan semangat guru-guru untuk mendorong peserta didiknya memiliki cita-cita.

Tidak hanya inisiator GAB yang hadir dalam pelatihan tersebut melainkan tiga trainer GAB yakni Ahmad Fauzan (Kak Ojan, Pendongeng Expert), Rina Fatimah (Trainer Pendidikan-DD), dan Ati Hidayati Solihah (Hypnoteaching Expert) juga turut memberikan pembekalan pada guru-guru di sana.

Hari pertama pelatihan guru-guru diberi pembekalan mengenai ke-GAB-an. Ini dilakukan untuk mengenalkan identitas GAB kepada guru serta membagi nilai-nilai GAB kepada guru. Hari kedua pembekalan tentang Kuadran Karakter yakni bagaimana guru dapat membimbing peserta didik untuk menemukenali potensinya. Sampai pada hari ketiga guru dibimbing untuk melakukan Focus Group Discussion (FGD) membuat rencana implementasi GAB di masing-masing sekolah.

Banyak feedback positif yang diberikan oleh guru-guru selama pelatihan salah satunya dari Karina Ayu, Pembina OSIS dari SMA Negeri 1 Mabagik Lombok Timur, “GAB sangat membantu, karena dengan adanya kegiatan ini menambah pengetahuan kami sebagai seorang guru pembina, dan penyampaian materi juga cepat kami paham dan praktekan. Terima kasih atas ilmu dan kesempatan yang luar biasa ini”.

Pada akhir tahun 2020, GAB pernah dilaksanakan di Bima, Sumbawa, dan Mataram. Kedepanya, pelatihan GAB akan diadakan di seluruh kabupaten yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB). Karena GAB sudah menjadi salah satu program unggulan Gubernur NTB yakni Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. Harapanya, dengan adanya GAB di Nusa Tenggara Barat dapat menjadi salah satu program yang berkontribusi mencetak generasi-generasi hebat untuk daerah.

Leave a comment